HMSTimes - What Happened Today? Bantuan Dermawan Siti Roviqoh Di Rujuk Ke RSU | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Bantuan Dermawan Siti Roviqoh Di Rujuk Ke RSU

Bantuan Dermawan Siti Roviqoh Di Rujuk Ke RSU

HMSTimes.com, Natuna-Siti Rovikoh terbaring di RSUD Natuna,menunggu tindakan medis selanjutnya,Rovikoh dibawa ke RSUD akibat kecelakaan di Batubi, mau pergi ngaji ditabrak oleh sepeda motor. Siti Rovikoh sudah seminggu berada di RSUD Natuna, akibat dari kecelakaan yang dialaminya,siti Rovikoh mengalami Patah Tangan, Kaki berlubang dan tempurung kepala pecah sehingga Serpihan menikam otak, sehingga dengan keadaan yang dialami anak dari keluarga yang kurang mampu, hanya bisa pasrah menunggu bantuan.

Menurut keterangan yang dihimpun bahwasanya siti Rovikoh akan dirujuk ke luar daerah untuk menjalani operasi bedah. Namun permasalahan yang dihadapi oleh keluarga, terkait biaya yang tidak dimiliki. Sehingga hal ini menjadi kendala bagi pihak keluarga. Siti Roviqoh (5), terbaring lemah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Natuna, Senin 15 Oktober. Kondisinya sangat memperihatinkan, akibat mengalami luka serius dibagian kepala.

Anak bungsu dari pasangan Iman dan Turinah ini, sudah menjalani pengobatan sejak satu minggu lalu. Ia tertabrak sepeda motor saat hendak mengaji di kampungnya, Desa Batubi Jaya, Kecamatan Bunguran Batubi, pada Senin (08/10/2018). Ia terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit. Dokter menyimpulkan, Roviqoh mengalami luka telapak kaki, bahu tangan kanan patah tulang, dan mengalami luka di kepala akibat benturan keras.

Dokter menyarankan pasien segera dirujuk ke Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Kepri di Tanjungpinang. Namun karena terbentur anggaran yang tidak dimiliki oleh kedua orang tuannya, kedua orang tuanya cuma bisa pasrah. Namun dengan keadaan tersebut salah satu kepedulian lembaga masyarakat (Forum Puspa Bahari Natuna),mengambil sikap untuk memberikan pertolongan dalam bentuk penggalangan dana dari Dermawan. Hal ini hasil upaya dari ketua bidang perlindungan anak forum Puspa Bahari Natuna, yang disapa akrab ibu Anna.

Hal yang dialami Siti Roviqoh juga Viral di medsos, mendapat simpati Ketua PKK Natuna, Nurhayati Hamid Rizal. Bersama anggotanya menjenguk Siti Roviqoh di RSUD Natuna.
Informasi yang terhimpun,Istri Bupati Natuna juga mengumpulkan bantuan sesama anggota PKK. Untuk membantu biaya pengobatan dan keberangkatan pasien ke RSUP.

“Jangan dilihat dari Isinya ya bu, semoga ini bisa membantu dan meringankan. Semoga adek Siti cepat sembuh dan kembali sekolah”, ujar Nurhayati kepada orang tua Roviqoh, Senin (15/10/2018).

Sebagai pelajaran, Nurhayati juga mengingatkan kepada orang tua, agar mengantarkan anaknya jika ingin bepergian ke suatu tempat. Hal ini untuk menghindari terjadi sesuaut kepada anak.

Hari ini, Selasa (16/10/2018), Siti Roviqoh diberangkatkan ke Rumah Sakit Provinsi. Ia berangkat menggunakan pesawat Wings Air.

Gadis belia empat bersaudara ini, harus menempuh perjalanan udara untuk mencari sembuh di ibu kota Kepri. Namun perjalanan akan terasa berat baginya, apalagi dengan luka serius dialaminya. Kedua orang tua Siti Roviqoh mengaku sangat senang, serta berterima kasih tak terhingga atas bantuan dan dukungan dermawan masyarakat Natuna.

“Kami ucapkan terima kasih yang sebesar besarnya atas bantuan dermawan masyarakat, sehingga anak kami bisa berangkat ke RSUP. Kalau tak ada bantuan masyarakat mungkin anak kami tak bisa berangkat”, ujar Turinah. Kejadian seperti ini, lebih bijak jika pemilik akun mengajak keluarga pasien, untuk bertemu dengan pimpinan Rumah Sakit, Kepala Dinas Kesehatan, atau pemangku pemerintahan. Tidak harus langsung meng upload ke media sosial.

Demikian tanggapan Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti, saat di sampaikan kepada orang nomor dua di bumi Laut Sakti Rantau bertuah ini, melalui WA, 15 Oktober 2018.

“Ibu sudah sampaikan ke pemilik akun syamsuriana, sudah ibu beritahu jalan keluarnya untuk lebih bijak pakai medsos”. Di FKPS juga seperti itu, ibu panggil dan shering, jadi lebih bijak. Kan sudah ada FKPS dan PMI, shering ke mereka untuk jalan keluarnya, tambahnya lagi.

“Anggaran ada, hanya perlu ada kebijakan yang lebih fleksibel terhadap pasien”, jelas Ngesti,dikutip dari marwahKepri.com.
(Lubis)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top