HMSTimes - What Happened Today? Bantu Penanganan Gempa Lombok, Marinir Kirim 200 Personel Pasukan | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Bantu Penanganan Gempa Lombok, Marinir Kirim 200 Personel Pasukan

Bantu Penanganan Gempa Lombok, Marinir Kirim 200 Personel Pasukan

HMSTimes.com, Jakarta- Gempa yang menggoyang bumi Lombok Utara pada hari minggu malam (5/8/2018) dikabarkan yang banyak korban jiwa maupun luka-luka, serta banyak  bangunan-bangunan yang runtuh.

Untuk membantu penanganan bencana gempa Lombok, Korps Marinir mengirim pasukan sebanyak 200 personel tergabung dalam Satgas Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) Marinir.

Pasukan yang dikirim merupakan tim kesehatan Marinir, diberangkatkan secara bertahap. Tahap pertama pemberangkatan dilaksanakan Senin pagi (6/8/2018) melalui Bandar Udara Halim Perdanakusuma Jakarta sebanyak 100 personel dari Pasmar-1 Jakarta.

Acara pemberangkatan dilepas langsung oleh Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Mayjen TNI Lodewyk Pusung tersebut,  Satgas PRCPB Marinir dipimpin Letkol Laut (K) Dr, Jeffrey Agung S, Spkj, M.Tr.Hanla yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan Batalyon Kesehatan-2 Marinir. Pasukan ini membawa material antara lain 10 unit Perangkat Perawatan, 1 unit Perangkat dokter, 6 unit Tenda Rumkitlap, 1 unit Truk Logistik, 1 unit truk personel dan 1 unit ambulan.

Selain Pasmar-1 yang bermarkas di Jakarta, Korps Marinir juga siap memberangkatkan pasukan sebanyak 100 personel dari Pasmar-2 Surabaya. Pasukan di bawah pimpinan Wadanyonkes-2 Marinir Mayor Laut (K) Risky ini menyiapkan puluhan tenda kesehatan lapangan, alat perawatan kesehetan personel, ambulance, alat potong kayu / Sinso,  alat tukang batu dan kayu, dapur lapangan, alkom jarak jauh/ HT, truk Liaz dan Voorrijder.

Seperti diketahui pada Minggu (5/8/2018) pukul 18.46 Wita telah terjadi Gempa bermagnitudo 7 SR yang mengguncang Lombok Utara, NTB dan sekitarnya. Gempa berada di 8.25 LS,116.49 BT, sekitar 27 km di arah timur laut. Pusat gempa berada di kedalaman 10 kilometer. Hingga Senin dini hari (6/8/2018) pukul 02.30 WIB tercatat 82 orang meninggal dunia akibat gempa, ratusan orang luka-luka dan ribuan rumah rusak. Ribuan warga mengungsi ke tempat yang aman. Daerah yang terparah adalah Kabupaten Lombok Utara, Lombok Timur dan Kota Mataram(*)

Sumber : Dispen Kormar.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top