HMSTimes - What Happened Today? Antisipasi Berita Hoax Media Online | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Antisipasi Berita Hoax Media Online

Antisipasi Berita Hoax Media Online

HMSTimes.com, Batam – Ditengah menjamurnya media online saat ini, berpotensi ciptakan berita hoax (berita palsu) untuk mengadu domba warga maupun kelompok masyarakat, karena media tersebut tidak memiliki manajemen yang profesional . Namun sebaliknya jika media online dikelola dengan baik dan profesional, kehadiran media online mampu mencerdasakan serta menguntungkan masyarakat.

“ Jika media online dikelola dengan baik dan profesional, kehadiran media online mampu mencerdasakan serta menguntungkan masyarakat”, jelas Mangatur Nainggolan SE.SH.M.M., C.L.A kepada HMSTimes.com

Menurut Mangutur, konsultan dan pelelolah rublik, media online lebih murah dan beritanya lebih cepat sampai ke pembaca.

Dalam rangka meningkatkan kualitas dan profesionalisme pemberitaan, Pemimpin Redaksi HMSTimes.com, Benhauser Manik didampingi oleh MANGATUR NAINGGOLAN SE.SH.M.M., C.L.A, selaku konsultan dan pengelola rubrik Hukum, melakukan kunjungan kerja ke Dewan Pers di Jakarta, Selasa pagi, (13/6/2017) dan disambut baik Aldo Edward, selaku tim pendataan Dewan Pers.

Dalam pertemuan, pimpinan redaksi HMSTimes.com, Benhauser Manik menyampaikan keluhan dan keprihatinannya atas pertumbuhan media online saat ini sepertinya tidak terkendali dan bahkan beritanya tendensius yang berujung pada “amplop”.

“ Atas pertumbuhan media online saat ini sepertinya tidak terkendali dan bahkan beritanya tendensius yg berujung pada “amplop”, kata Ben.

“Dan longgarnya syarat mendirikan media online dapat berdampak pada mewabahnya berita hoax (berita palsu-red) yang mengadu domba masyarakat atau pun golongan”, tambahnya.

Dalam rangka menertibkan pemberitaan yang sesuai dengan kaidah jurnalistik. Dewan Pers melakukan upaya pendataan melalui Registrasi media online sesuai persyaratan yg telah ditetapkan oleh Dewan Pers, jelas Edward.

Mangatur Nainggolan berharap Dewan Pers mengeluarkan anjuran resmi kepada instansi swasta dan pemerintah, menolak kerja sama dengan media yang belum terdaftar atau registrasi di Dewan Pers, untuk mengantisipasi hoax. Ini sangat penting untuk lebih mempermudah penegak hukum dalam meminta pertanggungjawaban Apabila ada media memberitakan hoax yang melanggar hukum. Dewan Pers harus lebih agresif menindak media yang tidak jelas, tutup Mangatur.

sr/red

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top