HMSTimes - What Happened Today? Akibat Tanggul Air Asin Dijebol, Petani Gagal Panen Dan Nengalami Kerugian. | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Akibat Tanggul Air Asin Dijebol, Petani Gagal Panen Dan Nengalami Kerugian.

Akibat Tanggul Air Asin Dijebol, Petani Gagal Panen Dan Nengalami Kerugian.

HMSTimes.com, Kayong Utara- Akibat adanya Tanggul Air Asin yang di jebol oleh oknum yang mementingkan kepentingan pribadi, mengakibatkan petani sawah tadah hujan di desa Masbangun dusun Sumbermas ( Parit Lapis) mengalami gagal panen dan menderita kerugian hingga jutaan rupiah.

Saat Jurnalis HMSTimes.com melakukan investigasi kelapangan memang betul adanya, Tanggul Air Asin yang di bangun oleh pemerintah untuk menghambat masuknya air asin ke lokasi sawah/peladangan masyarakat telah di jebol oleh Oknum yang tidak bertanggung jawab.

Menurut pengakuan warga yang tak bersedia menyebutkan namanya bahwa penjebolan tanggul tersebut karena untuk saluran kebun Kelapa milik oknum. Namun sangat di sayangkan saat oknum hendak menjebol tanpa ada kordinasi kepada pihak desa maupun pada petani setempat.

Eldi salah satu petani menuturkan bahwa ia mengalami kerugian jutaan rupiah karena padinya rusak akibat terendam air asin yang masuk.

” Untuk tahun ini kami mengalami gagal panen dan saya mengalami kerugian hingga jutaan rupiah, padi kami rusak akibat masuknya air asin akibat dari di jebolnya Tanggul, saya minta kepada oknum yang telah menjebol tanggul tersebut agar bertanggung jawab dan ada pengertian, sebelumnya tanaman padi kami tak pernah seperti ini, 4 tahun sebelumnya saya bisa panen hingga 2 ton dari 1/2 hektarĀ  lahan yang saya kelola, untuk tahun ini gagal total, tutur Eldi dengan nada sedih.

Petani lain yang biasa di sapa pak Itam juga menceritakan kegagalan dan kerugian yang dialami nya.

” Saya sedih melihat tanaman padi kami, awalnya tumbuh subur, setelah air asin masuk padi kami terendam setinggi paha saya, semua padi yg tumbuh jadi rusak seperti kena racun dan buah nya hampa tak bisa di ambil hasilnya,” cerita Pak Itam.

Para petani yang merasa di rugikan berharap ada solusi dari intansi dan pihak pihak terkait serta meminta agar tanggul yang di jebol itu bisa di tutup dan di perbaiki kembali agar kedepan mereka bisa bertanam padi lagi seperti sebelum nya.

Ali.M

Editor : A.Z

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top