HMSTimes - What Happened Today? 1.684 Miliar Rupiah Barang Tanpa Dokumen Diamankan oleh Kepolisian Kawasan Pelabuhan (KKP) Polresta Barelang. | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > 1.684 Miliar Rupiah Barang Tanpa Dokumen Diamankan oleh Kepolisian Kawasan Pelabuhan (KKP) Polresta Barelang.

1.684 Miliar Rupiah Barang Tanpa Dokumen Diamankan oleh Kepolisian Kawasan Pelabuhan (KKP) Polresta Barelang.

HMSTimes.com, Batam- Kepolisian Kawasan Pelabuhan (KKP) Polresta Barelang berhasil mengamankan barang yang tidak ada kelengkapan dokumen, dengan Total 1.684 miliar Rupiah, di Pelabuhan Rakyat Sagulung, Selasa (3/4/2018).

Minggu (1/4/2018) pukul 15.00 di Pelabuhan Rakyat Sagulung, Kapospol Pelabuhan Sagulung, Aipda Dony Aritonang, yang sedang melaksanakan pemantauan di seputaran pelabuhan rakyat Sagulung, melihat ada sebuah boat pancung malaysia yang memuat barang-barang yang mencurigakan, yang di duga di bawa dari Batam dan akan di bawa ke Pulau Moro Kabupaten Karimun.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol. Hengki, mengatakan, pada saat akan dilakukan pemeriksaan dokumen, nahkoda kapal tidak dapat menunjukkan kelengkapan dokumen, dan akhirnya barang barang tersebut diamankan ke polsek kawasan pelabuhan.

“Barang-barang tersebut tidak di lengkapi dengan dokumen sama sekali, saat dilakukan pemeriksaan dokumen, nahkoda kapal tidak bisa menunjukkan kelengkapan dokumen, dan barang barang tersebut akhirnya kita amankan,” ujarnya.

Untuk barang bukti yang ditemukan, 202 koli stik play station (959 jt), 16 koli sarung tangan/handscon berbahan karet (336 jt), 7 koli protective kit (14.650 rb), 6 koli rangka sepeda merk cervelo (240 jt), 6 koli kaos kaki (90 jt), 4 koli charging dock (44 jt), 3 koli regeltex harga tidak dapat diperkirakan, dan 1 koli plastik ucapan selamat (500 rb), dengan total kerugian berjumlah 1.684 miliar Rupiah.

Pelaku yang diamankan sebanyak 2 orang, muhammad taufik (51) sebagai penambang boat pancung, warga Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, dan

H.Bahar (31) sebagai pengirim barang, warga Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun Provinsi Kepri, ujar Kapolresta Barelang, Kombes Pol. Hengki,

Atas perbuatannya pelaku dikenakan, Undang undang kepabeanan nomor 17 tahun 2006 tentang perubahan atas UU no 10 tahun 1995 tentang kepabeanan, juncto pp no 10 tahun 2012 tentang perlakuan kepabeanan, perpajakan dan cukai serta tata laksana pemasukan dan pengeluaran barang ke dan dari serta berada dikawasan yang telah di tetapkan sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas.

Laporan sudah di buat, untuk tersangka dan barang bukti sudah diamankan, dan tindakan kita limpahkan ke bea dan cukai.

Yuyun

Editor : A.Z

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top